Galeri Gugatan TUN

Kapal Pataya III Cemari Laut Sabang

Banda Aceh, 22/9/2017. Kapal Pataya III yang kandas satu tahun lebih di perairan Sabang tepatnya di kawasan Iboih diduga melakukan pencemaran perairan laut dengan membuang limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).
Direktur Eksekutif Walhi Aceh, Muhammad Nur, Umat (22/9/2017) mengatakan, informasi yang dihimpun dari lembaga Yayasan Pengelola Sabang (YPS) yang merupakan anggota Walhi Aceh, kapal tersebut telah membuang limbah oli/minyak ke perairan laut Sabang.
“Walhi Aceh mendesak Dinas Lingkungan Hidup Sabang melakukan survey investigatif untuk mengukur baku mutu air terkait kasus tersebut. Selain itu, Pemerintah Kota Sabang kami desak untuk memanggil pemilik kapal Pataya III untuk meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban atas perbuatan yang mereka lakukan. Jika terbukti melakukan pelanggaran dan unsur pidana lingkungan, maka pemilik kapal Pataya harus diproses secara hukum, serta wajib melakukan pemulihan lingkungan hidup yang tercemar,” ujar Nur.
Ia menjelaskan, UU No 32 tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidupidup, sangat tegas menyebutkan setiap orang dilarang melakukan dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin. Dalam kasus ini, pemilik kapal Pataya memiliki tanggungjawab mutlak sesuai ketentuan pasal 88 undang –undang lingkungan hidup, setiap orang yang tindakannya, usahanya, dan/atau kegiatannya menggunakan B3, menghasilkan dan/atau mengelola limbah B3, dan/atau yang menimbulkan ancaman serius terhadap lingkungan hidup bertanggung jawab mutlak atas kerugian yang terjadi tanpa perlu pembuktian unsur kesalahan. Konsekuensi hukum atas pelanggaran pidana lingkungan, pemilik kapal Pataya dapat di penjara selama 3 (tiga) tahun dan denda 3 milyar rupiah, sebagaimana ketentuan Pasal 104.
Untuk itu Walhi Aceh mendesak pemerintah Kota Sabang dan aparat kepolisian untuk bertindak cepat terkait kasus ini. Sehingga kasus ini menjadi pelajaran bagi setiap pemilik kapal, serta kasus serupa tidak terulang kembali dimasa akan datang. []
Sumber: http://www.acehtrend.co/walhi-aceh-kapal-pataya-iii-cemari-laut-sabang/

Baca:  Selama 2016, Kerugian Akibat Bencana Rp 2,244 T

Komitmen Bersama

Komitmen Bersama