Galeri Gugatan TUN

Mahasiswa FH Unsyiah Belajar Hukum TUN Pada Gugatan Walhi

Banda Aceh, 14/10/2016. Sejumlah mahasiswa dari Fakultas Hukum Unsyiah turut hadir di persidangan TUN Banda Aceh untuk menyaksikan proses sidang antara Walhi Aceh melawan Bupati Aceh Tamiang, pada tanggal 12/10/2016 kemarin. Walhi Aceh menggugat Bupati Aceh Tamiang ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh terkait penerbitan izin lingkungan untuk PT. Tripa Semen Aceh (TSA). Izin tersebut diterbitkan melalui SK Bupati Aceh Tamiang No. 541 Tahun 2016 Tentang Izin lingkungan rencana kegiatan industri semen kapasitas produksi 10.000 ton/hari klinker di Kampung Kaloy Kecamatan Tamiang Hulu Kabupaten Aceh Tamiang, dengan luas areal pabrik dan penambangan 2.549,2 hektar kepada PT. Tripa Semen Aceh.

Kehadiran mahasiswa dalam persidangan TUN Banda Aceh bertujuan untuk mempelajari praktek persidangan TUN yang merupakan salah satu mata kuliah di Fakultas Hukum. Dr. Yanis Rinaldi, SH, M.Hum, selaku pembimbing mahasiswa menyampaikan kehadiran mahasiswa dalam persidangan Walhi Aceh untuk melihat langsung proses persidangan TUN, kemudian mahasiswa akan mendiskusikan proses tersebut secara kelompok di kampus nantinya.

Terkait gugatan Walhi Aceh, persidangan ini merupakan sidang ketujuh dengan agenda Duplik dari tergugat. Selain itu, dalam persidangan tersebut PT. TSA mengajukan permohonan kepada majelis hakim untuk dikabulkan sebagai pihak ketiga/intervensi dalam perkara ini. Namun, hakim belum memutuskan diterima atau tidak permohonan tersebut. Karena majelis hakim harus memperlajari terlebih dahulu legal standing PT. TSA. Selain itu, surat kuasa yang diajukan oleh kuasa hukum PT. TSA juga masih harus diperbaiki. Sidang selanjutnya dilaksanakan pada tanggal 19/10/2016 dengan agenda bukti para pihak.[]

Baca:  Walhi Aceh dan Penggemar Batu Silang Pendapat Soal Penambangan Giok

Komitmen Bersama

Komitmen Bersama