CATATAN KRITIS 2017

CATATAN KRITIS 2017

Kami Tolak Tambang PT. EMM

Minta Cabut Izin PT. EMM, Murid SD Suratin Presiden

Seorang murid Sekolah Dasar (SD) mengungkapkan kekhawatirannya akan dampak dari tambang PT Emas Mineral Murni (PT. EMM), melalui sebuah surat yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia. Surat tersebut ditulis oleh Muhammad Marhaban, murid kelas 2 SD Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh.

Surat ini ditulis ditengah gejolak penolakan tambang PT. EMM di Beutong Ateuh Banggalang yang telah mendapatkan IUP Operasi Produksi untun ekploitasi emas dan turunannya di area 10.000 Hektar. Penolakan PT. EMMM dilakukan oleh semua masyarakat Beutong Ateuh Banggalang, ratusan OKP/Ormas, LSM, dan berbagai tokoh masyarakat di Aceh.

Muhammad Marhaban, dalam suratnya meminta kepada presiden untuk mencabut izin PT. EMM dengan alasan untuk menyelamatkan Gampong (desa) dan sungai tempat dia mandi bersama teman-teman lainnya. Selain itu, juga untuk menyelamatkan hutan sebagai tempat hidup binatang liar dan burung.

Berikut isi lengkap surat Muhammad Marhaban yang ditujukan kepada Bapak Presiden:

Beutong Ateuh, 30-10-2018

Bapak Presiden

Di

Istana

 

Assalamualaikum Wr:WB

Dengan ini saya Muhammad Marhaban kelas 2 SD Beutong Ateuh Banggalang memohon kepada Presiden untuk mencabut izin PT. EMM.

Tolong selamatkan Gampong dan sungai tempat mandi saya dan bermain dengan teman-teman saya. Kami tidak bisa sekolah kalau tidak mandi. Dan selamatkan hutan kami Ibu Guru bilang hutan adalah paru-paru dunia. Kami tidak mau hutan dirusak karena semua binatang liar dan burung butuh hidup. Kalau hutan dirusak berarti ibu guru bohong.

Sekian dan terimakasih

Wassalam

Dari saya

Muhammad Ramadhan

 

Baca:  Rekomendasi Masyarakat Sipil Terhadap Tata Kelola Hutan dan Lahan di Aceh

Hari Lingkungan Hidup Dunia

Hari Lingkungan Hidup Dunia

WALHI Aceh Bersama Mahasiswa Tanam Pohon di Hari Bumi

WALHI Aceh Bersama Mahasiswa Tanam Pohon di Hari Bumi