Walhi Aceh Kritisi Kebijakan Wilmar

“Ikan mati  di lempar  ke sungai tidak akan hidup lagi”  itulah closing statement dari Wilmar yang disampaikan oleh Simon Siburat / Siew Wai perusahaan Wilmar dalam kegiatan diskusi publik pemantauan atas pelaksanaan kebijakan Wilmar, 10 – 11 September 20115 di Medan. Bagi Walhi Aceh, tiga kebijakan Wilmar yang di agung-agungkan itu belum mampu menyelesaikan persoalan […]

READ MORE

Warga Krueng Simpo Temui DPRA Terkait Sengketa Lahan Dengan PT. Syaukath Sejahtera

Banda Aceh, 17/9/2015 Merasa permasalahannya tidak mampu diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen, perwakilan warga dari Krueng Simpo, Kec. Juli menghadap DPRA. Dalam pertemuan dengan Teuku Irwan Djohan, ST selaku Wakil Ketua DPRA, warga menyampaikan sebenarnya permasalahan yang mereka hadapi sudah berulang kali disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen namun sampai hari belum ada upaya penyelesaian. “jangankan […]

READ MORE

Kuala Seumanyam: Sebuah Pesan Perjuangan

Anakku! bukan sebuah takdir kamu terlahir disini, tapi karena sesuatu orangtuamu rela bertahan hidup disini. Bermainlah nak! belum saatnya kami memberitahumu akan beban yang kami rasakan. Tapi kamu, akan kami siapkan untuk menjadi pejuang hebat, kuat, dan pemberani untuk membela ketidakbenaran negeri ini. Kami tidak pernah berharap, kamu akan menjadi pahlawan kemerdekaan republik ini tapi […]

READ MORE

Kuala Seumanyam Belum “Merdeka”

Oleh: Nasir Buloh. Sebuah perjalanan yang cukup melelahkan, penuh rintangan, hambatan, menjadi bukti kalau kami pernah hadir kesana. Kuala Seumanyam, sebuah desa dalam Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Kuala Seumanyam, itulah namanya ibarat sebuah teka – teki yang sampai detik ini belum ada yang mampu pecahkan. Di saat merah putih 70

READ MORE

Kuala Seumanyam: Keceriaan Ditengah Himpitan HGU

Kami tidak pernah bermimpi menjadi seorang atlet lomba lari, kami juga terkadang lupa ukuran lapangan bola kaki. Wajar! karena negara hanya memberi ruang buat kami 1,5 hektar, tentu sebuah mustahil ruang tersebut kami jadikan arena lomba lari atau kami desain sebagai lapangan bola kaki. Karena orang tua kami, lahan seluas 1,5 hektar telah digunakan sebagai […]

READ MORE

“Memerdekakan” Kuala Seumanyam; Walhi Aceh Gelar Pertemuan

Nagan Raya, 14/9/2015 Persoalan di Rawa Tripa Kabupaten Nagan Raya Aceh, Desa Kuala Seumanyam tidak selamanya bicara lahan gambut, atau perubahan iklim. Namun, urgensi persoalan yaitu mengenai hak-hak warga untuk mendapatkan ruang, pelayanan dan infastruktur yang layak. Hal ini harus menjadi agenda utama yang harus diperhatikan semua pihak baik negara maupun perusahaan perkebunan yang beroperasi […]

READ MORE