Galeri Gugatan TUN

Para Pihak Serahkan Kesimpulan Perkara Walhi Gugat Bupati Aceh Tamiang

Banda Aceh, 4/1/2017. Perkara Walhi gugat Bupati Aceh Tamiang di Pengadilan TUN Banda Aceh sudah pada agenda kesimpulan para pihak dalam sidang ke-15. Sidang ini dilaksanakan pada 4/1/2017 di Pengadilan TUN Banda Aceh.

Sampai pada agenda kesimpulan, Walhi selaku Penggugat telah mengajukan 54 bukti surat, serta lima orang saksi, satu diantaranya merupakan saksi ahli tentang kars. Sidang ke-15 ini dihadiri oleh kuasa hukum penggugat, kuasa hukum tergugat dan tergugat intervensi, serta tiga orang majelis hakim. Ketua majelis hakim, Yusri Arbi, SH. M.Hum, juga membacakan SK pergantian hakim anggota yang menangani perkara Walhi. Hakim anggota yang diganti yaitu A. taufiq Kurniawan, SH, menggantikan Ade Mirza Kurniawan, SH, yang pindah tugas ke Jambi.

Pada sidang ini, para pihak menyerahkan kesimpulan. Walhi selaku penggugat memberikan empat kesimpulan, Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya; Menyatakan batal atau tidak sah Surat Keputusan Bupati Nomor: 541 Tahun 2016 tanggal 4 Mei 2016 tentang Izin Lingkungan Rencana Kegiatan Industri Semen Kapasitas Produksi  000 Ton / Hari Klinker di Kampung Kaloy Kecamatan Tamiang Hulu Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh oleh PT Tripa Semen Aceh; Memerintahkan Tergugat untuk mencabut Surat Keputusan Bupati Nomor: 541 Tahun 2016 tanggal 4 Mei 2016 tentang Izin Lingkungan Rencana Kegiatan Industri Semen Kapasitas Produksi 000 Ton / Hari Klinker di Kampung Kaloy Kecamatan Tamiang Hulu Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh oleh PT Tripa Semen Aceh; serta Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara ini;

Perkara Walhi menggugat Bupati Aceh Tamiang terkait penerbitan izin lingkungan kepada PT. Tripa Semen Aceh, akan dibacakan putusan pada sidang yang akan datang, yaitu pada tanggal 18/1/2017. []

Baca:  Bupati Aceh Utara Menunda Izin Lingkungan PT. MPT

Komitmen Bersama

Komitmen Bersama