CATATAN KRITIS 2017

CATATAN KRITIS 2017

Galeri Gugatan TUN

Pengumuman Rekrutmen Fellowship Investigator

Menurut catatan Walhi Aceh sepanjang tahun 2016, ada 24 kasus tambang, 20 kasus Ilegal logging, 14 kasus perambahan hutan dan 29 kasus alih fungsi hutan menjadi perkebunan yang belum satu pun diselesaikan dalam ranah hukum. Lemahnya penegakan hukum lingkungan membuat para pelaku industri kayu, penambangan, pelaku illegal logging serta pelaku pembakaran hutan semakin tamak dan serakah dalam mengeksploitasi sumber daya alam di Aceh.  Menurut informasi dari Seurambi Indonesia sejak tahun 2012 sampai 2016, sedikitnya setiap tahunnya 23.000 hektar hutan mengalami deforetasi.

Sepanjang tahun 2016, kerugian yang diakibatkan dari bencana banjir, longsor, angin kencang dan gempa mencapai Rp. 2,244 Triliun, atau sekitar 15 persen dari APBA tahun 2016 sebesar 12,874 triliun.

Pemerintah Aceh telah melakukan upaya pencegahan dan penegakan hukum yang dituangkan dalam Pergub No. 57 tentang pelaksanaan pemantauan dan pengawasan lingkungan hidup di Aceh, Pergub Aceh No. 55 thn 2016 mengenai pola kemitraan lingkungan hidup di Aceh, Ingub Aceh 10/INSTR/2016 mengenai moratorium sawit. Kepgub No. 520.34/673/2016 tentang tim pencegahan dan penegakan hukum lingkungan hidup terpadu di Aceh, dan KEPBAPEDAL Aceh No. 830/078/2016 tentang pembentukan sekretariat pencegah an dan penegakan hukum lingkungan hidup.

Namun upaya tersebut belum mampu menahan deforestasi yang diakibatkan oleh industri, pembangunan insfrastruktur jalan, penambangan dan juga alih fungsi lahan hutan menjadi perkebunan. Untuk itu perlu upaya serius dan keterlibatan semua pihak dalam melakukan pengawasan lingkungan hidup, sehingga dapat menekan angka deforestasi di Aceh. Dalam hal ini, partisipasi publik menjadi penting.

Salah satu upaya mendorong partisipasi publik dalam pengawasan lingkungan hidup, Walhi Aceh mengambil peran untuk memberikan penguatan kapasitas kepada para generasi muda yang selama ini memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup. Generasi muda yang terpilih nantinya akan diberikan pelatihan, penguatan kajian hukum lingkungan, pemetaan kasus, penyusunan fakta hukum, serta dilibatkan dalam sejumlah kegiatan advokasi Walhi Aceh.

Baca:  Walhi Minta Kasus Perambahan Hutan Lindung Aceh Selatan Ditangani Polda Aceh

Download berkas pendaftaran

Komitmen Bersama

Komitmen Bersama

Hari Lingkungan Hidup Dunia

Hari Lingkungan Hidup Dunia

WALHI Aceh Bersama Mahasiswa Tanam Pohon di Hari Bumi

WALHI Aceh Bersama Mahasiswa Tanam Pohon di Hari Bumi