Galeri Gugatan TUN

Pengantar dan Sejarah Pendirian Organisasi

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) adalah forum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Kelompok Pencinta Alam (KPA) yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup. WALHI didirikan pada tanggal 15 Oktober 1980 dan bertujuan untuk mendorong terciptanya proses pembangunan yang meningkatkan kesejahteraan kelompok masyarakat rentan tanpa mengurangi sumber daya alam. Anggota WALHI tersebar diseluruh propinsi di Indonesia yang tergabung dalam forum daerah (Forda) dan mengadakan Pertemuan Nasional Lingkungan Hidup (PNLH) setiap 3 tahun sekali.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi-Aceh) adalah salah satu forum atau jaringan NGO (Non Government Organization) atau organisasi non pemerintah (ornop) yang perduli terhadap persoalan lingkungan hidup, Hak Asasi Manusia dan tegaknya Demokrasi. WALHI Aceh berdiri pada Februari 1993, atas prakarsa 17 Ornop Lingkungan yang ada di Aceh, sebagai tindaklanjut prinsip desentralisasi dari keorganisasian WALHI yang tercetus dalam PNLH V pada Oktober 1992 di Sudiang Ujung Pandang. Sebelumnya, WALHI Aceh adalah bagian dari lintas regional dari forum Sumatera.

Saat ini jumlah anggota WALHI sebanyak 36 Ornop/NGO yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Propvinsi Aceh.

Peran WALHI Aceh

Sebagai wahana bersama organisasi non pemerintah di Aceh dalam mendorong semua pihak untuk mendasarkan orientasi gerakannya pada nilai-nilai keadilan, demokrasi, persamaan, kesetaraan, ekosistem yang utuh, serta pertumbuhan pribadi dan sosial.
Sebagai wahana bersama organisasi non pemerintah di Aceh dalam memainkan peran yang lebih optimal untuk mendorong transformasi sosial bagi upaya pelestarian lingkungan hidup dan penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam tatatan kehidupan yang adil, demokratis, dan setara.
Sebagai wahana bersama untuk komunikasi dan informasi baik sesama organisasi non pemerintah di Aceh, maupun dengan masyarakat dalam rangka pelestarian lingkungan hidup.

Visi, Misi Organisasi dan Isu Strategis

Berdasarkan hasil Lokakarya Strategic Planning Walhi Aceh bulan November 1998 di Banda Aceh telah dirumuskan Visi dan Misi Walhi Aceh.

Visi : Tegaknya kedaulatan rakyat atas pengelolaan sumberdaya alam secara lebih adil, demokratis, dan lestari.

Misi: Mewujudkan gerakan advokasi lingkungan hidup di Aceh, melakukan penguatan hak-hak rakyat atas sumberdaya alamnya serta membangun kapasitas organisasi Walhi Aceh yang fungsional

Laman: 1 2

Komitmen Bersama

Komitmen Bersama