CATATAN KRITIS 2017

CATATAN KRITIS 2017

Kami Tolak Tambang PT. EMM

Walhi Aceh Latih Warga Atasi Masalah Global dan Perbaiki Ruang Kelola SDA

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh bekerja sama dengan Fauna Flora International (FFI-Aceh) melatih warga tentang cara pembibitan tanaman. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 5 sampai 6 Juli 2015 di lokasi pembibitan WALHI Aceh di Gampong (Desa) Turue Cut Kemukiman Lutueng, Kecamatan Mane Kabupaten Pidie. Pelatihan ini diikuti oleh 25 orang perwakilan dari masyarakat dan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) dari 3 gampong, yaitu Gampong Mane, Blang Dalam dan Lutueng.

Selain itu, BMKG Blang Bintang menyatakan diberbagai media, provinsi Aceh terpanas dengan suhu 36,4 derajat Celsius dari Provinsi lain di Indonesia sehingga mendorong Walhi Aceh bersama FFI memberikan pengetahuan penghijauan sebagai solusi kongkrit dilakukan masyarakat dalam mengatasi perubahan global yang semakin mengkhawatirkan bagi penghidupan, selain itu Walhi Aceh juga mendorong mempercepat ruang kelola rakyat dari keburukan perilaku industri penghancur sumberdaya alam secara massif hingga saat ini.

Kadiv Pendidikan Walhi Aceh, Ainul Mardhiah mengatakan, pelatihan pembibitan diisi oleh dua orang trainer, yaitu Hamdani, S.Hut (Kasi Perlindungan dan Pengamanan Hutan) Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Pidie, dan Tgk. Abdurrahman yang merupakan tenaga ahli pembibitan dari Kemukiman Lutueng. Pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan potensi lahan di kawasan gampong (desa).

Ada lima jenis tanaman yang dijadikan sampel dalam pembibitan, yaitu Sentang, Durian, Alpukat, Petai Papan dan Trembesi. Masyarakat dibekali empat metode pembibitan; yaitu penanaman cabutan bibit alam dalam polibag (Sentang), penaburan benih di bedeng tabur (Trembesi), okulasi dan tempel (Durian dan Alpukat), serta metode pemeliharaan bibit di tempat penampungan bibit sementara (untuk Petai Papan).

“Hasil pembibitan ini nantinya akan ditanam dalam hutan desa di 3 gampong dampingan WALHI Aceh,” ujar Ainul di Pidie, Senin (6/7/2015).

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi modal dasar bagi masyarakat masyarakat;berorientasi untuk pengelolaan hutan desa di Kemukiman Lutueng. Masyarakat diharapkan menjadi aktor dalam pengelolaan lingkungan hidup dan sumber daya alam di tingkat tapak. Kegiatan ini juga bermanfaat untuk mendukung proses adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Provinsi Aceh

Baca:  Limbah Geotermal Jaboi Sabang Cemari Lingkungan

No Comments Yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komitmen Bersama

Komitmen Bersama

Hari Lingkungan Hidup Dunia

Hari Lingkungan Hidup Dunia

WALHI Aceh Bersama Mahasiswa Tanam Pohon di Hari Bumi

WALHI Aceh Bersama Mahasiswa Tanam Pohon di Hari Bumi