CATATAN KRITIS 2017

CATATAN KRITIS 2017

Galeri Gugatan TUN

WALHI Aceh Mengkritisi Rencana PLTA Pasangan Sentosa Jaya

Banda Aceh 2/3/2018, Sosialisasi yang dilakukan PT Pasangan Sentosa Jaya pada tanggal 1 Maret 2018 di Banda Aceh tentu hal positif dalam rencana pembangunan di Aceh sector energy, sehingga publik dapat memahami rencana secara utuh dengan modal yang tidak sedikit yaitu 409,707,440,000 rupiah sebagai grand total biaya yang akan dihabis untuk pembangunan energy di pertengah kawasan Aceh tepatnya di kabupaten Bener Meriah.

Sekalipun tahapan penyusunan kerangka acuan hingga Amdal akan dilanjutkan bulan depan, untuk itu penting sejak awal warga harus pro aktif terlibat dalam mengawal persoalan social, konservasi gajah hingga ekonomi hingga strategi perlindungan hutan dan lahan, bagaimanapun hebat rencana pembangunan tak semuanya akan menyelesaikan masalah kemudian hari, ada banyak kegiatan yang sudah memiliki amdal dan dokumen lainnya akan tetapi dipertengahan jalan amdal maupun dokumen RKL maupun UPL tidak lagi jadi pedoman dalam setiap pedoman sehingga penting sekali dinas teknis seperti BKSDA dan lembaga teknis lainya ikut mengawal, jangan sampai konflik gajah kemudian hari yang disalahkan warga yang sudah lama hidup dikawasan maupun diluar kawasan sekitar. Kapasitas 2 X65 MW dengan luas area yang akan digunakan 52,5 hektar dengan waktu 30 tahun tentu jangan sampai warga dan dinas teknis menyederhanakan pembangunan energy di Aceh

WALHI Aceh menolak konsep pengelolaan yang ditawarkan PT pasangan Sentosa Jaya  gajah dari kawasan habibat gajah disebabkan penggalian parit dengan kedalam 4 meter dari permukaan sehingga dipastikan akan terjadi konflik gajah – manusia, dimana setiap 5 tahunan pola hidup gajah yang selalu berpindah-pindah dari gunoeng geurodong hingga sampai ke samarkilang, oleh karenanya harus ditolak dari sekarang, hemat kami menyiapkan dua orang pawang gajah tidak akan menyelesaikan masalah konflik gajah manusia, ini masalah serius terkait perlindungan gajah yang harus di lindungi dari pembangunan apapun di Aceh sesuai UU konservasi sekalipun area yang akan digunakan area pengguna lain atau disingkat APL.

Baca:  Warga Menggamat Melaporkan Kasus ke Walhi Aceh

Komitmen melalui surat no 005/PSJ/Y/ll/2018 yang ditanda tangan Yos Hendri selaku direktur utama PT Pasangan Sentosa Jaya merupakan bentuk komitmen yang harus dikawal oleh lembaga penegakan hukum dan dinas teknis lainya sebagai semangat menjaga hukum lingkungan, sehingga surat penyataan kesanggupan melaksanakan upaya reduksi konflik manusia dan gajah selama masa kontruksi dan operasional PLTA Peusangan VB di desa negeri antara, kecamatan pinturime, Kabupaten Bener Meriah Aceh berfungsi untuk diminta pertanggung jawaban. Selain itu WALHI Aceh meminta Team Pungli untuk terus mengawal proses administrasi yang dibutuhkan pemilik proyek sehingga pungli dapat mencegah terjadinya korupsi sector sumberdaya alam.

No Comments Yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komitmen Bersama

Komitmen Bersama

WALHI Aceh Bersama Mahasiswa Tanam Pohon di Hari Bumi

WALHI Aceh Bersama Mahasiswa Tanam Pohon di Hari Bumi