Kasus Sumur Minyak Ilegal Aceh Timur Harus Diselesaikan Secara Tuntas

Press Release WALHI Aceh

Banda Aceh, 3/4/2018. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh meminta kepada aparat penegak hukum untuk menyelesaikan secara tuntas kasus pertambangan minyak ilegal di Aceh Timur. Aparat penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian harus mampu mengungkap dan menindak semua pihak atau aktor-aktor yang terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut. Jadi, tidak hanya menangkap aktor yang berada di level bawah, juga harus mampu menangkap aktor besar sebagai pemilik modal. Sehingga tidak terkesan hukum hanya berlaku bagi masyarakat saja. Selain itu, bagi setiap oknum penegak hukum yang terlibat dalam aktifitas pertambangan minyak ilegal tersebut juga harus ditindak secara tegas.

Disisi lain pemerintah juga harus bertanggungjawab dalam kasus di atas. Tidak ada salahnya juga pihak kepolisian memeriksa oknum pemerintah yang terlibat dalam kasus di atas. Karena kasus tersebut dapat berjalan dilapangan tidak terlepas dari dukungan berbagai oknum tersebut. Jadi, Polres Aceh Timur harus bekerja ekstra dalam mengungkap kasus ini. Karena aktifitas pertambangan minyak elegal tersebut tidak hanya berdampak terhadap terjadinya korban jiwa, juga telah berdampak terhadap lingkungan hidup.

Semua pihak harus mendukung kerja kepolisian, sehingga penyelesaian hukum kasus ilegal itu dapat dikerjakan dalam waktu yang singkat. Kasus terbakar sumur minyak ilegal di Aceh Timur harus menjadi pembelajaran bersama, sehingga kasus serupa tidak terulang kembali. Untuk itu hukum harus ditegakan, sehingga tidak menjadi efek domino bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan yang sama di daerah lain.

Pertambangan minyak ilegal di Aceh Timur harus ditutup dan setiap orang yang terlibat harus ditindak secara tegas, baik masyarakat atau oknum-oknum pemerintah/penegak hukum yang terlibat.

Eksekutif Daerah WALHI Aceh

M. Nur

Direktur