Profil Walhi Aceh

Informasi Umum

Nama Organisasi: 
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Provinsi Aceh Singkatan Nama Organisasi
WALHI – Aceh.
Tipe Organisasi: 
Organisasi Non Pemerintah (Ornop)
Waktu dan Tempat Pendirian Organisasi:
Februari 1993, di Banda Aceh
Alamat:
Jln. Tgk. Main, Lorong Krueng Do II No. 26 Desa Lambhuk, Kec. Ulee Kareng, Banda Aceh,
23116 Aceh – Indonesia Telpon 0651-21184 E-mail Website [email protected] Website http://walhiaceh.com/

Contact Person

Nama : Ahmad Shalihin
Posisi : Direktur Eksekutif
E-Mail : [email protected]
Phone : +62 813 6007 7573

Sejarah Pendirian

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) didirikan pada tanggal 15 Oktober
1980 oleh elemen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Kelompok Pencinta Alam
(KPA) yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Dalam rangka menjalankan roda organisasi di tingkat daerah, khususnya Aceh, maka
pada tanggal 5 Februari 1993 didirikanlah WALHI Aceh. Prakarsa ini dicetuskan oleh 17
Ornop Lingkungan yang ada di Aceh, sebagai tindak lanjut prinsip desentralisasi dari keorganisasian WALHI yang tercetus dalam PNLH V pada Oktober 1992 di Sudiang
Ujung Pandang. Sebelumnya, WALHI Aceh adalah bagian dari lintas regional dari
forum Sumatera. Saat ini jumlah anggota WALHI sebanyak 38 Ornop yang bekerja di
seluruh wilayah Aceh.

Peran

Sebagai wahana bersama organisasi non pemerintah di Aceh dalam mendorong semua pihak untuk mendasarkan orientasi gerakannya pada nilai-nilai keadilan, demokrasi, persamaan, kesetaraan, ekosistem yang utuh, serta pertumbuhan pribadi dan sosial.
Sebagai wahana bersama organisasi non pemerintah di Aceh dalam memainkan peran yang lebih optimal untuk mendorong transformasi sosial bagi upaya pelestarian lingkungan hidup dan penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam tatanan kehidupan yang adil, demokratis, dan setara.
Sebagai wahana bersama untuk komunikasi dan informasi baik sesama organisasi non pemerintah di Aceh, maupun dengan masyarakat dalam rangka pelestarian lingkungan hidup.

Visi dan Misi

Visi Kami

Terwujudnya Gerakan Rakyat Yang Mampu Mempertahankan Sumber-Sumber Kehidupannya.

Misi Kami

  1. Rakyat memiliki akses dan kontrol sumber-sumber kehidupan;
  2. Adanya jaminan keselamatan kawasan-kawasan ekologi genting sebagai sumber-sumber kehidupan rakyat;
  3. WALHI menjadi organisasi advokasi lingkungan yang berbasis rakyat; dan
  4. Membangun kekuatan alternatif politik rakyat.

Dalam melaksanakan program-program kerja WALHI Aceh didukung melalui pendanaan The Asian Foundation (TAF),ARCUS, NORAD, RAN, WWF, Pantau Gambut dan Program Kerjasama dengan WALHI Nasional.

Isu Strategis

Mendorong kebijakan daerah yang partisipatif, berperspektif bencana, berkelanjutan dan berkeadilan di dalam pengelolaan sumber daya alam.
Memperkuat peran & posisi tawar masyarakat sipil untuk mempengaruhi proses kebijakan pengelolaan sumber daya alam.
Mendorong kesadaran kritis masyarakat agar mampu memperjuangkan hak-haknya termasuk kemampuan pengelolaan sumber daya alamnya, dan mendukung gerakan lingkungan.